5.08.2013

Agar Game Laris

Tipsnya:

1. Nama aplikasi
Narendra mengatakan, nama menjadi pintu gerbang utama yang menjadi daya tarik gamers. Menurutnya, akan lebih baik memilih nama yang dirasa populer dan akrab di telinga pengguna game global.

"Jangan hanya karena terlalu cinta dengan Indonesia, terus pilih nama yang Indonesia banget. Bisa dipilih kontennya saja yang berkarakter Indonesia, nama game-nya tetap nama yang tidak asing secara global," jelas Narendra.

Jadi dengan penerapan nama yang sesuai dan dapat menjadi ciri khas dari game yang dibuat sudah dipastikan akan menjadi sebuah awal yang baik dalam pembuatan game tersebut.

2. Dukungan pengguna global
Pasar menjadi bidikan selanjutnya. Menurut dia, pasar game bukan semata-mata di Indonesia saja. Untuk itu, para pengembang game perlu memikirkan produknya bisa diterima oleh pengguna di seluruh dunia.

Tidak ada salahnya berpikir bahwa game yang dibuat akan digunakan oleh seluruh dunia, jadi target yang dibuat harus berstandar atau bersifat global.

3. Pilihan perangkat
Secara teknis, pengembang game perlu mempertimbangkan kesatuan resolusi game di berbagai perangkat. Narendra mengatakan, bukanlah jaminan suatu produk game yang performanya bagus pada satu perangkat, bisa tampil bagus juga di perangkat lain. Beda perangkat, maka beda tampilan pula untuk game yang sama.

"Ini sangat penting. Kalau di semua perangkat Nokia, tampilan dan desain resolusi lebih seragam," katanya.

Diusahakan mampu tampil dengan performa dan desain yang baik di berbagai perangkat yang mungkin dilihat dari banyaknya pengguna ponsel bertipe atau berjenis apa.

4. Pembaharuan (update) game
Pengembang game disarankan agar sering memperbaharui (update) game-nya secara berkala. Cara ini mendorong popularitas game tetap stabil dan terjaga. Dengan update, keamanan dari file-file berbahaya (malware) juga meningkat. "Jika ada, tiap 2-3 minggu sekali diupdate," jelas Narendra.

Dia mengatakan, pola unduh game pada awal rilis biasanya tinggi, tapi begitu pengguna game sudah menikmatinya, dan merasa tidak menantang lagi, maka pengguna cenderung bosan dan meninggalkan game tersebut.

Untuk itu, update game juga membantu agar produk game tetap "segar." Tidak membosankan.

Update game yang berkala menghilangkan rasa jenuh dan bosan pada pengguna terhadap game tersebut.

5. Kualitas game
Ini menjadi kunci sebuah game. Jika game secara keseluruhan menampilkan kualitas yang bagus, maka pengguna pasti suka dan akan memainkannya lagi. "Kalau memang bagus, tak perlu pusing memikirkan bisnis atau model pemasarannya. Orang rela kok bayar untuk game yang bagus," kata Narendra.

Game diusahakan bagus! dan harus bagus!

Sumber:

0 comments:

Post a Comment

Leave a Comment ^^