3.12.2011
Tujuan Pembelajaran IBD
Untuk pengertian Ilmu Budaya Dasar secara sederhana adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah humanities pada bahasa Inggris itu sendiri berasal dari bahasa Latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari IBD diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Oleh karena itu untuk membentuk suatu individu yang ada pada pengertian humanities itu, tentu harus mendapatkan pembelajaran dalam bentuk seminimal mungkin. Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Tanpa pendidikan akan hal ini, tentu suatu individu tersebut melenceng dengan apa yang ada pada keteraturan tersebut.Jadi perlulah kita akan pengetahuan budaya dengan maksud untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Pengetahuan budaya dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian seni dan filsafat. Dan dengan diimbangi ilmu budaya dasar, usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan akan tersampaikan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya. Dengan demikian mata kuliah IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya melainkan IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain, alam, maupun lingkungan sekitarnya, juga yang menyangkut dirinya sendiri. Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi, itu merupakan tujuan utama, lalu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut, kemampuan tersebut tentu sangat dibutuhkan. Walaupun mampu dengan kemampuan individual, tetapi amat diusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, jadi para akademisi akan lebih lancer dalam berkomunikasi. Maka dari itu dengan IBD, secara tidak sengaja kita dituntun untuk mampu menjadi apa yang ada dalam tujuan penyampaian IBD tersebut. Sehingga nanti apa pun jurusan yang kita dalami, kita siap menghadapi semua karena sudah didasari akan ilmu yang didapat sebelum maupun sesudah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment
Leave a Comment ^^