4.17.2011

Game Mengasah Kemampuan Visual

Yang kita ketahui sebelumnya, kebanyakan game dianggap lebih banyak membawa pengaruh buruk seperti halnya malas ataupun hal lainnya. Namun disini terdapat fakta bahwa dengan bermain game dapat membantu kemampuan visualnya ditingkatkan. Dikarenakan adanya fakta yang menunjukkan hal tersebut.

Yakni seperti game Call of Duty: BlackOps dan Halo: Reach lolos persyaratan sebagai game yang sangat bermanfaat untuk mata.


Call Of Duty 4
“Game penuh aksi dapat meningkatkan kemampuan visual, khususnya perhatian terhadap obyek tertentu yang dapat membantuk seseorang untuk gokus terhadap informasi visual terkait,” kata Bjorn Hubert-Wallander, seorang peneliti WIREs Cognitive Science, seperti dikutip dari Bright Side of News, 22 November 2010.

Perhatian visual, kata Wallander, sangat penting untuk mencegah kelebihan beban sensor, karena otak terus menerus dihadapkan dengan informasi visual secara berlebihan.

Sebenarnya manusia sudah memiliki kemampuan untuk mengabaikan input yang tidak relevan. Contohnya informasi pemandangan saat mengemudikan kendaraan, atau wajah-wajah yang tak dikenal saat mata melakukan pencarian terhadap teman di sekumpulan orang banyak.

“Perhatian visual merupakan mekanisme yang memungkinkan orang memilih informasi visual yang relevan dan menyingkirkan informasi yang tidak dibutuhkan,” kata Wallander. “Meningkatkan kemampuan ini dapat bermanfaat di bidang pelatihan militer, pendidikan, dan beberapa hal lain terkait masalah visual,” ucapnya.

Pada penelitian, ilmuwan mengumpulkan sekelompok relawan untuk melakukan hal-hal terkait perhatian visual. Hasilnya, para relawan yang merupakan gamer selalu berhasil menjalankan tugasnya secara lebih baik dibanding mereka yang tidak bermain game.

Meski demikian, tidak semua video game bisa bermanfaat. Hanya game yang membutuhkan respon cepat terhadap informasi visual di saat penggunanya harus membagi perhatian lah yang mampu meningkatkan perhatian visual.

“Game yang cepat dan penuh aksi sangat berpotensi untuk meningkatkan kemampuan partisipan,” kata Wallander. “Game-game ini mengharuskan pemainnya membidik dan menembak secara akurat di layar sambil terus menerus melacak musuh lain pada objek yang bergerak cepat,” ucapnya.

Meskipun sudah kita ketahui bahwa dengan game tersebut berefek positif untuk mata kita, namun jika kita terlalu sering bermain tentunya merusak mata juga, maka dari itu untuk bermain game perlu pembatasan.



Sumber : www.vivanews.com

0 comments:

Post a Comment

Leave a Comment ^^